Minggu, 03 Maret 2013

Sejarah Geometri Euclid

(MathClopedia). Seorang matematikawan asal Yunani kuno, Euclid (330-275 S.M) pernah melakukan suatu penelitian tentang bentuk-bentuk dan sudut-sudut. Melalui bukunya yang berjudul Elements, Euclid menulis banyak masalah pembuktian dari teori-teori yang sudah terkenal. Salah satu karya Euclid yang paling terkenal hingga saat ini dalam geometri untuk titik, garis, bidang, dan bentuk, namanya selanjutnya digunakan sebagai "Geometri Euclid".

Sistem geometri Euclid
Sebelum ia menjadi seorang ahli matematika, Euclid sudah menampilkan bermacam cara sehingga setiap hasil kerjanya dapat diterapkan dalam permasalahan-permasalahan yang muncul dalam dunia nyata. Misalnya, Euclid mengemukakan tentang mengapa beberapa bentuk, seperti segitiga, mempunyai bidang yang kaku, sementara yang lainnya seperti persegi panjang dan bujur sangkar, tidak. Struktur terbesar saat ini, seperti gedung-gedung pencakar langit dan jembatan, juga dibuat dengan menggunakan prinsip ini. Euclid juga mengemukakan pandangannya bahwa geometri dapat digunakan untuk menelusuri alur pancaran cahaya. Geometeri sekarang ini masing digunakan dalam membantu memecahkan permasalahan-permasalahan optik (mata).

Semua geometri Euclid berdasarkan pada lima anggapan yang dikenal dengan nama "postulat", berdasarkan pengalaman sehari-hari, yang dipakai orang-orang sebagai jamunan. Postulat yang paling penting adalah yang berhubungan dengan garis-garis paralel atau garis-garis yang tidak akan pernah bertemu satu sama lain walaupun diperpanjang.

Semua sistem-sistem dalam geometri yang dikemukakan oleh Matemamatikawan Pythagoras, Euclid, dan penerus-penerusnya telah digunakan selama berabad-abad dalam ilmu matematika. Baru 160 tahun terakhir ini para metematikawan mampu mengembangkan pemikiran-pemikiran yang benar-benar baru, yang bisa memperluas pengetahuan matematis di luar prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh para sarjana Yunani di masa lampau.

0 komentar :

Poskan Komentar